LAHAT — Sungguh miris kondisi pemukiman warga di salah satu wilayah penghasil batubara terbesar di Kabupaten Lahat. Di balik melimpahnya kekayaan alam tersebut, masih ada warga kurang mampu yang harus bertahan hidup di hunian yang sangat tidak layak.
Kondisi keprihatinan ini dialami oleh Kamisah (70), warga Desa Gunung Agung, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat. Di usianya yang sudah senja, ia harus tinggal sendirian di rumah berukuran sekitar 3 x 5 meter yang kondisinya sudah sangat lapuk di beberapa titik. Tak hanya itu, untuk kebutuhan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) sehari-hari, Kamisah bahkan terpaksa harus menumpang di rumah tetangga.
Camat Merapi Barat, Heri Yulianto, S.OS., M.M., membenarkan kondisi warganya tersebut. Pihaknya saat ini tengah mengupayakan bantuan agar rumah nenek lansia tersebut bisa segera direhabilitasi.
"Kami berupaya mengajukan proposal bantuan ke perusahaan-perusahaan swasta di sekitar wilayah Merapi Barat. Ke depannya, kami juga akan meneruskan usulan proposal ini ke Dinas Perkim Kabupaten Lahat agar mendapat perhatian khusus," ujar Camat Merapi Barat, Heri Yulianto.Jumat 14 Agustus 2026.
Senada dengan Camat, Kepala Desa Gunung Agung, Darussalam, juga membenarkan bahwa ada salah satu warganya yang sangat membutuhkan bantuan bedah rumah secara mendesak.
Ia mengaku sebelumya sudah berusaha mencari berbagai jalan untuk mendapatkan bantuan perbaikan rumah warganya tersebut.
"Kami membenarkan adanya warga kami yang sangat butuh bantuan bedah rumah. Kami sangat berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Lahat dapat turun tangan dan membantu warga kami agar bisa memiliki tempat tinggal yang layak huni," kata Darussalam.
Kondisi Nenek Kamisah kini menjadi sorotan, mengingat Kecamatan Merapi Barat dikenal sebagai wilayah yang kaya akan sumber daya alam, namun ketimpangan sosial dan fasilitas dasar tempat tinggal masih dirasakan oleh sebagian masyarakat kecilnya.(*)
Purwanto



