LAHAT — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMP Negeri 3 Lahat. Dalam ajang Lomba Drumband Tingkat SMP se-Kabupaten Lahat yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia Tahun 2026, SMP Negeri 3 Lahat berhasil meraih Juara Umum 1 dengan perolehan skor 1.623.
Keberhasilan tersebut bukan hanya lahir dari kekompakan personel dan kepiawaian memainkan alat musik. Penampilan SMP Negeri 3 Lahat juga diperkuat dengan konsep visual yang sarat makna, terutama melalui kostum mayoret yang dirancang dan ditata oleh Sujik Sanggar.
Kostum tersebut bukan sembarang kostum. Di balik warna, bentuk, dan detailnya, terdapat konsep yang mengangkat kekayaan budaya daerah sekaligus semangat kemerdekaan.
Sujik Sanggar menjelaskan, rancangan kostum mayoret SMP Negeri 3 Lahat dikonsep dengan memadukan unsur Palembang, Lahat, dan Hari Kemerdekaan. Salah satu elemen utamanya menggunakan dasar Ghuma Batik Serelo, yang menjadi bagian dari upaya menghadirkan identitas lokal dalam sebuah pertunjukan drumband.
“Kostum ini tidak sembarangan. Setiap bagian memiliki arti dan konsep yang kami pikirkan dengan matang. Kami mengangkat unsur Palembang, Lahat, serta semangat kemerdekaan, kemudian menggunakan dasar Ghuma Batik Serelo sebagai bagian dari identitas daerah,” ujar Sujik Sanggar.
Menurutnya, sebuah kostum pertunjukan tidak cukup hanya terlihat indah. Ada pesan yang ingin disampaikan melalui setiap detail yang ditampilkan.
“Kami ingin ketika kostum ini dilihat, bukan hanya terlihat bagus, tetapi orang juga bisa merasakan ada cerita, ada budaya, dan ada semangat kemerdekaan di dalamnya,” katanya.
Konsep tersebut menjadi bagian penting dalam membangun karakter penampilan SMP Negeri 3 Lahat. Unsur budaya lokal dipadukan dengan nuansa nasionalisme sehingga menghadirkan tampilan yang kuat, atraktif, sekaligus memiliki identitas.
Di atas panggung lomba, kreativitas kostum berpadu dengan ketepatan musikal, kekompakan barisan, serta energi para peserta. Seluruh elemen tersebut akhirnya mengantarkan SMP Negeri 3 Lahat menjadi yang terbaik dan meraih Juara Umum 1 dengan skor 1.623.
Bagi Sujik Sanggar, capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena karya yang dibuat tidak hanya menjadi bagian dari penampilan, tetapi turut membawa identitas budaya daerah ke tengah sebuah kompetisi.
“Yang paling penting bagi kami adalah bagaimana karya ini bisa menjadi bagian dari kebanggaan SMP Negeri 3 Lahat dan membawa nama baik daerah,” tuturnya.
Kemenangan SMP Negeri 3 Lahat menjadi bukti bahwa lomba drumband bukan sekadar pertunjukan musik dan barisan. Kreativitas, disiplin, kekompakan, seni, serta kekayaan budaya daerah dapat berpadu menjadi satu kekuatan.
Dari Lahat, semangat kemerdekaan tampil bersama denyut musik drumband dan balutan budaya lokal. SMP Negeri 3 Lahat pun pulang sebagai juara, membawa prestasi sekaligus cerita dari setiap detail kostum yang dikenakan.



