LAHATINFO, Merapi timur – Sektor pertambangan di kawasan Merapi Area, Kabupaten Lahat, tengah menghadapi tantangan berat seiring dengan terjadinya efisiensi tenaga kerja yang berdampak pada 1.098 pekerja. Menanggapi kondisi geopolitik ekonomi lokal ini, Pemerintah Desa (Pemdes) Banjarsari, Kecamatan Merapi Timur, mengambil langkah proaktif.
Dampak dari gelombang PHK ini juga dirasakan oleh warga Desa Banjar Sari, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Desa Banjar Sari, Aldiansah, menegaskan komitmen Pemerintah Desa (Pemdes) untuk membantu meringankan beban masyarakat. Pemdes Banjarsari terus berupaya aktif menangkap peluang kerja yang dibuka oleh perusahaan-perusahaan di sekitar kawasan ring desa.
"Kami dari Pemerintah Desa Banjar Sari menyikapi situasi ini dengan memaksimalkan setiap peluang yang ada. Kami berusaha menyalurkan dan merealisasikan kebutuhan tenaga kerja dari perusahaan di sekitar ring kami melalui proses seleksi dan perekrutan yang transparan serta sesuai standar perusahaan," ujar Aldiansah.Selasa, 21 Juli 2026.
Aldiansah menambahkan, informasi lowongan kerja di wilayah mereka akan selalu dipastikan terbuka bagi warga desa yang memenuhi persyaratan.
Meskipun menyadari bahwa gelombang penyesuaian tenaga kerja ini terjadi secara menyeluruh di Sumatra Selatan hingga tingkat nasional, Pemdes Banjar Sari tetap optimistis. Pihaknya berharap industri pertambangan, khususnya di Kabupaten Lahat, dapat segera pulih dan terus berkontribusi positif bagi perekonomian warga lokal.(*)
Purwanto/ Lahat Info



