LAHAT INFO | Lahat — Gerakan Rakyat Peduli Keadilan Republik Indonesia (GRPK-RI) bersama masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di halaman Pemerintah Kabupaten Lahat, Selasa (21/7/2026).
Aksi berlangsung dengan pengamanan dari personel Polri, TNI, dan Satpol PP yang disiagakan di sejumlah titik guna memastikan penyampaian aspirasi berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan empat tuntutan utama. Mereka mendesak Inspektorat Kabupaten Lahat untuk melakukan audit investigasi terhadap pengelolaan pendapatan dan belanja Desa Rindu Hati, Kecamatan Gumay Ulu, periode 2020–2025. Massa juga meminta pengusutan atas dugaan nepotisme, pemeriksaan terhadap dugaan rangkap jabatan anggota BPD yang juga berstatus sebagai PPPK, serta meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti apabila nantinya ditemukan pelanggaran berdasarkan hasil pemeriksaan.
Usai aksi, Ketua GRPK-RI Kabupaten Lahat, Saryono Anwar, menyampaikan kepada Lahat Info bahwa pihaknya akan segera melayangkan Laporan Pengaduan (Lapdu) ke Inspektorat Kabupaten Lahat agar pemeriksaan dapat segera dilakukan. Menurutnya, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi yang telah disampaikan dalam aksi.
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Kabupaten Lahat yang menerima aspirasi massa menyampaikan bahwa seluruh tuntutan yang disampaikan akan ditindaklanjuti terlebih dahulu sesuai mekanisme dan kewenangan yang berlaku.
Lahat Info akan terus memantau perkembangan tindak lanjut atas aspirasi tersebut, termasuk proses penyampaian laporan pengaduan ke Inspektorat Kabupaten Lahat serta respons dari instansi terkait.



