Lahat Info – Terik matahari tak menyurutkan langkah. Di tengah hamparan tanah Desa Lubuk Tampang, Kecamatan Kikim Timur, pemandangan kebersamaan begitu terasa saat Satgas TMMD ke-128 Kodim 0405/Lahat bekerja berdampingan dengan masyarakat.
Tak ada sekat antara prajurit dan warga. Dengan alat seadanya, mereka bahu-membahu membuka jalan, mengangkat material, hingga meratakan tanah. Tawa dan canda sesekali terdengar, mencairkan suasana kerja keras di lapangan.
Semangat gotong royong ini menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), yang memang dirancang untuk menyatukan TNI dan rakyat dalam satu tujuan: membangun desa.
Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0405/Lahat, Letkol Inf David Jihandika Henry Wijayanto SH MSos, menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini.
“Yang kita bangun bukan hanya infrastruktur, tetapi juga kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Dengan semangat gotong royong, pekerjaan yang berat pun terasa lebih ringan,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Ia menjelaskan, sejak awal pelaksanaan, masyarakat terlihat sangat antusias ikut terlibat dalam setiap kegiatan, mulai dari pembukaan jalan, pembangunan fasilitas umum, hingga kegiatan sosial lainnya.
“Kehadiran warga yang ikut bekerja bersama Satgas menunjukkan bahwa program ini benar-benar dirasakan manfaatnya dan didukung penuh oleh masyarakat,” tambahnya.
Senada, Pasiter TMMD Kapten CKE Yuliansyah mengatakan, kebersamaan yang terjalin di lapangan menjadi bukti nyata kuatnya hubungan antara TNI dan masyarakat.
“Tidak ada perbedaan di lapangan. Semua menyatu, saling membantu, dan memiliki tujuan yang sama, yaitu membangun desa agar lebih maju,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu warga Desa Lubuk Tampang mengaku bangga bisa terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut, kehadiran TNI di tengah masyarakat memberikan semangat baru bagi warga.
“Kami senang bisa bekerja bersama TNI. Selain membantu pembangunan, kami juga merasa lebih dekat dan dihargai,” ungkapnya.
Menurutnya, gotong royong yang terbangun tidak hanya mempercepat proses pekerjaan, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga dan TNI.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, program TMMD ke-128 diharapkan tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga meninggalkan nilai kebersamaan dan solidaritas yang kuat di tengah masyarakat.



