LAHATINFO, Merapi timur – Puluhan warga dari Desa Cempaka Wangi dan Desa Lematang Jaya kecamatan Merapi timur menggelar aksi protes dengan berkumpul di ruas jalan lintas desa. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap aktivitas kendaraan pengangkut CPO milik PT Cita Fultura yang melintas di wilayah tersebut.(17/4/2026).
Kepala Desa Cempaka Wangi Setip Haryadi membenarkan bahwa saat warga melarang armada perusahaan melintas karena dinilai menjadi penyebab utama rusaknya infrastruktur jalan.
"Ya saat ini warga blokir jalan di jalan desa untuk tidak dilintasi angkutan PT Cifu.
Jalan tersebut merupakan jalan yang dibangun kabupaten yang baru saja dibangun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat." Katanya.
"Warga nuntut jalan yang di lintasi pihak perusahaan yang rusak minta di beneri dan muatan mobil ngak boleh lebih 10 ton atau di ganti mobil Colt Diesel jangan fuso ban dobel"
Kerusakan Jalan Parah, Jalan yang sebelumnya dalam kondisi baik kini mengalami kerusakan serius, berlubang, dan bergelombang akibat beban kendaraan (tonase) truk CPO yang melebihi kapasitas kelas jalan.
Masyarakat menyayangkan pembangunan yang menggunakan dana APBD Kabupaten Lahat rusak dalam waktu singkat sebelum bisa dinikmati secara maksimal oleh masyarakat luas.
Gangguan Aktivitas, Selain kerusakan fisik jalan, warga juga mengeluhkan debu saat cuaca panas dan jalanan yang berlumpur saat hujan, yang mengancam keselamatan pengendara motor.
Aksi blokade ini merupakan puncak kekesalan warga yang merasa pihak perusahaan kurang berkontribusi dalam pemeliharaan jalan, namun terus menggunakan fasilitas publik untuk kepentingan bisnis berskala besar. Hingga berita ini diturunkan, warga masih berjaga di lokasi dan meminta adanya mediasi serta komitmen nyata dari pihak PT Cita Fultura dan dinas terkait.(*)
Purwanto



