Lahatinfo, Merapi timur — Pemerintah Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Dana Desa Tahap 1 dan Alokasi Dana Desa (ADD) Triwulan I Tahun Anggaran 2026 di Desa Muara Lawai, Kecamatan Merapi Timur.Rabu, 1 Juli 2026.
Kehadiran Tim Monev Kecamatan disambut langsung oleh Kepala Desa Muara Lawai, Mursalin, bersama jajaran perangkat desa serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Camat Merapi Timur, melalui Kasi Ekobang Neti Angreni, SE., MM., memberikan apresiasi khusus terhadap perkembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) "Muara Lawai Sejahtera". BUMDes ini dinilai sukses dalam mengelola program pemberdayaan masyarakat.
Ketua BUMDes Muara Lawai Sejahtera, Helsa Nofyanti, mengungkapkan bahwa program budidaya bebek petelur ini sebenarnya sudah berjalan sejak menggunakan anggaran tahun 2025.
"Saat ini, program budidaya bebek petelur sudah berjalan lancar dan aktif menghasilkan. Setiap harinya, produksi telur mencapai sekitar 17 hingga 20 butir, dengan harga jual kurang lebih Rp3.000 per biji," ujar Helsa.
Program ini terus berkembang secara bertahap, termasuk adanya pengadaan sekitar 250 ekor bebek tambahan selama 2 bulan terakhir untuk mengoptimalkan kapasitas produksi.
Selain sektor pemberdayaan ekonomi melalui BUMDes, Tim Monev Kecamatan juga memeriksa sejumlah realisasi kegiatan non-fisik dari Dana Desa Tahap 1 Tahun 2026 di Desa Muara Lawai.
Beberapa program penting yang terpantau sudah terlaksana dengan baik di antaranya, Pelayanan Kesehatan berupa Kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Infrastruktur dan Digitalisasi berupa Pengadaan jaringan internet desa.serta dukungan operasional untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) desa.
Serta sejumlah agenda rutin pemerintahan desa yang bersumber dari ADD Triwulan I.
Secara keseluruhan, jalannya monitoring dan evaluasi di Desa Muara Lawai berlangsung dengan lancar, tertib, dan menunjukkan transparansi serta pemanfaatan anggaran yang tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat desa.(*)
Purwanto/ Lahat Info



