Lahat Info – Pemerintah Kabupaten Lahat terus memperkuat berbagai sektor strategis guna mendukung program pengendalian inflasi yang menjadi salah satu indikator utama penilaian kinerja kepala daerah oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Salah satu langkah nyata dilakukan melalui Dinas Perikanan Kabupaten Lahat yang menempatkan sektor perikanan sebagai penopang ketahanan pangan sekaligus pengendali stabilitas harga.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelatihan budidaya perikanan yang diikuti aparatur dan pembudidaya ikan di Belitang. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam meningkatkan produktivitas perikanan secara berkelanjutan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lahat, Marully, mengatakan bahwa penguatan SDM menjadi fondasi penting dalam membangun sektor perikanan yang mampu menjawab tantangan pembangunan sekaligus mendukung program prioritas nasional di bidang ketahanan pangan.
"Pelatihan ini bukan sekadar kegiatan peningkatan kompetensi. Kami ingin membangun SDM perikanan yang mampu meningkatkan produksi, mendorong efisiensi budidaya, serta memperkuat ketahanan pangan nasional. SDM yang kuat menjadi modal utama kemajuan sektor perikanan Kabupaten Lahat," ujar Marully.
Menurutnya, peningkatan produksi perikanan memiliki dampak langsung terhadap ketersediaan pangan masyarakat, khususnya sebagai sumber protein yang terjangkau. Stabilitas pasokan tersebut juga diyakini mampu membantu menjaga kestabilan harga di tingkat daerah.
Marully menjelaskan, kontribusi sektor perikanan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kesejahteraan pembudidaya, tetapi juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lahat.
"Ketika produksi perikanan meningkat dan pasokan pangan tetap tersedia, maka stabilitas harga akan lebih mudah dijaga. Karena itu, peningkatan kapasitas SDM perikanan merupakan kontribusi nyata kami dalam mendukung TPID, menjaga ketersediaan pangan, memperkuat kerja sama antardaerah, hingga mendukung berbagai langkah pemerintah dalam mengendalikan inflasi," jelasnya.
Ia menegaskan, Dinas Perikanan siap bersinergi dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) guna mendukung keberhasilan Pemerintah Kabupaten Lahat dalam memenuhi indikator pengendalian inflasi yang ditetapkan pemerintah pusat.
Sembilan Langkah Pengendalian Inflasi Jadi Tolok Ukur Kinerja Kepala Daerah
Sebagaimana diketahui, Kementerian Dalam Negeri menetapkan sembilan langkah konkret pengendalian inflasi daerah sebagai indikator utama penilaian kinerja kepala daerah yang dipantau secara rutin melalui Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi.
Sembilan indikator tersebut meliputi:
Pemantauan harga dan stok komoditas secara berkala.
Pelaksanaan rapat teknis Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Menjaga ketersediaan pasokan bahan pokok dan barang penting.
Gerakan menanam komoditas pangan cepat panen.
Pelaksanaan operasi pasar murah atau pasar tani.
Inspeksi mendadak ke pasar dan distributor utama.
Penguatan kerja sama antardaerah (KAD) untuk pasokan pangan.
Realisasi Belanja Tak Terduga (BTT) dalam penanganan inflasi.
Dukungan subsidi atau bantuan transportasi distribusi pangan melalui APBD.
Penerapan sembilan langkah tersebut menjadi dasar evaluasi pemerintah pusat sekaligus berpengaruh terhadap pemberian Insentif Fiskal Kategori Pengendalian Inflasi Daerah dari Kementerian Keuangan.
Marully menilai, sektor perikanan memiliki peran strategis dalam mendukung sejumlah indikator tersebut, terutama menjaga ketersediaan pasokan pangan, memperkuat produksi lokal, serta mendukung ketahanan pangan daerah.
"Kami berharap ilmu yang diperoleh peserta tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi benar-benar diterapkan di lapangan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Semakin kuat sektor perikanan Kabupaten Lahat, semakin besar pula kontribusinya terhadap ketahanan pangan, stabilitas harga, dan keberhasilan Pemerintah Kabupaten Lahat dalam memenuhi indikator pengendalian inflasi yang ditetapkan pemerintah pusat," pungkasnya.
Melalui penguatan kapasitas SDM dan peningkatan produktivitas perikanan, Pemerintah Kabupaten Lahat optimistis sektor perikanan dapat menjadi salah satu motor penggerak ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung suksesnya program pengendalian inflasi yang menjadi prioritas nasional.
Novri / Lahat Info



