LAHAT – Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kabupaten Lahat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 IBI dengan penuh semangat dan optimisme. Momentum ini menjadi pengingat atas panjangnya perjalanan pengabdian para bidan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak, sekaligus memperkuat komitmen menyongsong Indonesia Emas 2045.
Ketua IBI Cabang Kabupaten Lahat, Bdn Hj Pelita Diana SST MKes, mengatakan bahwa IBI yang berdiri pada 24 Juni 1951 di Jakarta kini telah memasuki usia yang matang dalam berkontribusi terhadap pembangunan kesehatan nasional. Di Kabupaten Lahat sendiri, IBI memiliki 1.364 anggota yang tersebar di 24 ranting, mulai dari wilayah perkotaan hingga pelosok desa.
Menurut Pelita, peringatan HUT ke-75 IBI tahun ini mengusung tema global “One Million More, Dunia Membutuhkan Lebih dari Sejuta Bidan”, yang menegaskan pentingnya peran bidan dalam sistem kesehatan. Tema tersebut juga menyoroti kepemimpinan bidan dalam memberikan pelayanan kebidanan berbasis hak, berpusat pada perempuan dan anak, serta mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia pada tahun 2045.
“Selama 75 tahun perjalanan pengabdian kepada masyarakat, bidan selalu hadir mendampingi setiap fase kehidupan seorang ibu, mulai dari masa kehamilan, persalinan hingga masa nifas. Pengabdian inilah yang menjadi fondasi penting dalam melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Pelita juga menyampaikan harapan kepada Pemerintah Kabupaten Lahat agar terus memberikan dukungan terhadap berbagai program kesehatan, khususnya dalam upaya menurunkan angka kesakitan serta angka kematian ibu dan bayi.
Selain itu, IBI Lahat juga mengusulkan dukungan sarana dan prasarana organisasi, termasuk penyediaan alat transportasi operasional dan pembangunan gedung sekretariat sebagai pusat kegiatan organisasi.
“Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan visi menata kota dan membangun desa, terutama melalui peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih SH MH, menyampaikan ucapan selamat atas HUT ke-75 IBI dan mengapresiasi dedikasi para bidan yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa peran bidan sangat strategis dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia tidak akan berhasil tanpa dukungan pelayanan kesehatan yang berkualitas.
“Tidak mungkin kita mencapai Indonesia Emas jika kualitas kesehatan masyarakat belum maksimal. Karena itu, bidan harus terus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan memberikan pelayanan yang tulus kepada masyarakat,” ujar Widia.
Widia menambahkan bahwa profesi bidan merupakan bagian penting dari pelayanan publik yang tidak hanya membutuhkan kompetensi, tetapi juga keikhlasan dalam melayani. Ia bahkan menyebut pengabdian para bidan sebagai amal jariyah yang manfaatnya akan terus dirasakan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Lahat, lanjutnya, berkomitmen mendukung berbagai program yang digagas IBI sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
“Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur. Yang lebih penting adalah membangun sumber daya manusia yang unggul melalui pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas,” tegasnya.
Dalam arahannya, Widia juga mengajak seluruh bidan untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjadi agen perubahan dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.
Ia mengungkapkan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama pembangunan daerah. Bahkan, keberhasilan Kabupaten Lahat meraih penghargaan sebagai daerah dengan penurunan angka stunting terbesar di Indonesia menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor telah berjalan dengan baik.
Di usia ke-75 tahun, IBI tidak hanya merayakan perjalanan panjang pengabdian, tetapi juga menegaskan kembali perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak. Dengan dukungan pemerintah dan kolaborasi berbagai pihak, para bidan diharapkan terus menjadi kekuatan utama dalam melahirkan generasi sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.



