LAHAT – Demi mempercepat penyelesaian sasaran fisik pembangunan fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026, anggota Satgas TMMD Kodim 0405/Lahat terus bekerja tanpa mengenal waktu di Desa Lubuk Tampang, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, Rabu (20/5/2026).
Bahkan, sejumlah personel Satgas terlihat tetap melanjutkan pekerjaan hingga larut malam demi memastikan pembangunan MCK selesai sesuai target sebelum penutupan program TMMD.
Dengan memanfaatkan penerangan seadanya di lokasi pembangunan, personel TNI tetap bekerja penuh semangat menyelesaikan tahap demi tahap pembangunan fasilitas sanitasi yang nantinya akan digunakan masyarakat setempat.
David Jihandika Henry Wijayanto selaku Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0405/Lahat mengatakan, kerja lembur dilakukan sebagai bentuk komitmen Satgas dalam menuntaskan seluruh sasaran fisik tepat waktu.
“Anggota Satgas terus bekerja maksimal demi mengejar target penyelesaian pembangunan MCK. Walaupun harus lembur hingga malam hari, semangat mereka tidak pernah surut,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan fasilitas MCK menjadi salah satu program penting dalam TMMD karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan lingkungan di desa.
Ia menambahkan, kekompakan dan dedikasi personel Satgas bersama masyarakat menjadi faktor utama percepatan pembangunan selama program TMMD berlangsung.
“Semangat gotong royong antara TNI dan warga menjadi kekuatan besar dalam menyukseskan pembangunan ini,” tambahnya.
Warga Desa Lubuk Tampang juga turut membantu proses pembangunan dengan menyediakan dukungan tenaga maupun kebutuhan di lokasi pekerjaan. Kebersamaan tersebut menciptakan suasana kekeluargaan yang kuat antara TNI dan masyarakat selama pelaksanaan TMMD ke-128.
Dengan rampungnya pembangunan MCK tersebut, masyarakat diharapkan dapat menikmati fasilitas sanitasi yang lebih layak, bersih, dan sehat untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Program TMMD ke-128 sendiri merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur serta meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah pedesaan.



