Lahat Info – Suara “brmmm!” dari mesin diesel buldozer terdengar meraung memecah keheningan Desa Lubuk Tampang, Kecamatan Kikim Timur. Deru itu bukan sekadar bunyi alat berat, melainkan tanda dimulainya perubahan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0405/Lahat.
Di lokasi sasaran, buldozer mulai menunjukkan peran pentingnya dalam pembangunan infrastruktur jalan. Alat berat tersebut bekerja meratakan tanah yang sebelumnya telah melalui proses skrap, menciptakan permukaan jalan yang lebih padat dan siap dilalui kendaraan.
“Alat berat berupa buldozer mulai memperlihatkan perannya dalam pembangunan infrastruktur jalan,” ungkap Dansatgas Letkol Inf David Jihandika Henry Wijayanto SH M.Sos melalui Wadansatgas, Mayor Inf Sugeng Purwadi, Sabtu, 25 April 2026.
Proses perataan ini menjadi tahapan krusial untuk memastikan jalan memiliki struktur yang kuat, sehingga dapat digunakan oleh kendaraan roda dua maupun roda empat dengan lebih aman dan nyaman.
Pengerjaan tersebut dilaksanakan oleh personel TNI bersama masyarakat setempat, mencerminkan sinergi nyata dalam upaya meningkatkan akses transportasi di wilayah pedesaan.
“Dengan kondisi jalan yang lebih baik, diharapkan aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mayor Inf Sugeng Purwadi menjelaskan bahwa pembukaan akses jalan sepanjang 2.000 meter dengan lebar 6 meter ini diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil bumi masyarakat, seperti kelapa sawit, getah karet, hingga buah durian.
“Program ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan warga melalui perbaikan infrastruktur,” tegasnya.
Kini, setiap deru buldozer yang menggema bukan hanya meratakan tanah, tetapi juga membuka jalan baru bagi harapan, mobilitas, dan masa depan masyarakat Desa Lubuk Tampang.



