Lahat,Lahatinfo,Kesenian tradisional kuda kepang yang berasal dari Jawa Tengah ini, begitu digandrungi tua muda, pemuda dan pemudi bahkan anak-anak pun sangat mengagumi.
Gerak molek tarian yang disuguhkan Kudo Bekso Ngudi Rahayu, yang tampil didepan ratusan penduduk di wilayah Rukun Warga (RW) 01, Kelurahan Talang Jawa Selatan, Kecamatan Kota Lahat, Kabupaten Lahat sampai membius mata masyarakat yang memadati lapangan.
Walaupun sekarang ini sudah berada di jaman modern, akan tetapi, keberadaan kesenian tradisional yang satu ini seakan tak lekang dimakan waktu. Terus eksis untuk berlomba-lomba dengan teknologi yang begitu canggih.
Ketua RW 01, Kelurahan Talang Jawa Selatan, Novriyanto membenarkan, bahwasanya kesenian kuda kepang ini sangat lama sekali, termasuk juga para pemainnya pun silih berganti.
"Kudo Bekso Ngudi Rahayu ini sudah lama sekali tampil dimana saja, bahkan warga yang menyaksikan seakan lupa dengan kecanggihan handphone ataupun dunia maya," ungkapnya, Ahad (4/9/2022).
![]() |
| Kesenian kuda Lumping KBNR |
Dirinya mengemukakan, penampilan kuda kepang ini, tiada lain memperingati Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 77 tahun, sekaligus merayakan hari jadi Ikatan Pemuda Pemudi Mandiri (Ikappiman) yang berada di lingkungan RW 01.
Alhamdulillah, antusias penonton dan masyarakat sekitar terlihat sekali kompak, para penari kuda kepang pun sangat bersemangat menyuguhkan gerakan gemulai tarian yang mereka tampilkan," jelas Novriyanto.
Sementara itu, Lurah Talang Jawa Selatan, H Adeih Candra SE menerangkan, begitu apresiasi dan mendukung sekali, terhadap kreasi dan peninggalan leluhur yang hingga detik ini tetap terjaga keaslian serta kelestarian.Bahkan mereka tidak mau kalah dengan kemajuan teknologi informasi yang ada saat ini, dan ini perlu ditonjolkan melalui media sosial (Medsos), untuk diperkenalkan budaya asli Indonesia yang ditampilkan oleh anak-anak muda," ucapnya.Dirinya berharap, kepada seluruh warga dan pemuda pemudi untuk terus berkarya berkreasi serta berinovasi untuk men tantangan kedepan yang semakin ketat.
"Disinilah peran penting kita semua, memberikan dukungan penuh terhadap apa yang menjadi budaya, peninggalan nenek moyang supaya tetap dipertahankan sampai kapanpun," tegas H Adeih Candra. (Luthfi).





