LAHATINFO, Merapi barat – Memasuki momen penuh berkah pada Ramadhan di tahun 2026, Priamanaya Group kembali menunjukkan komitmen sosialnya dengan menggelar acara "Yatiman" berupa santunan akbar bagi anak yatim, dhuafa, dan lansia yang sekaligus berbuka bersama disekitar wilayah perusahaan. (7/3/2026).
Kegiatan utama dipusatkan di Site PT Priamanaya Energi Desa Kebur, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, yang dihadiri oleh ribuan anak yatim dan dhuafa.
Tahun ini, Priamanaya Group memperluas jangkauan bantuannya di dua kabupaten sekaligus, Kabupaten Lahat debanyak 1.048 anak yatim dan dhuafa menerima santunan.
Sedangkan di Patratani, Muara Enim Sebanyak 626 anak yatim dan dhuafa turut mendapatkan bantuan serupa pada momen Ramadhan kali ini.
Tak hanya fokus pada anak-anak, perusahaan juga memberikan perhatian besar kepada para lansia. Tercatat ada lebih dari 2.000 paket santunan yang disiapkan.
Suasana buka puasa bersama anak yatim dan dhuafa tahun ini terasa lebih istimewa dan religius dengan kehadiran ustadz kondang, H. Muhammad Usman Ansori, S.Q., M.A. atau lebih dikenal Ustadz Ilusionis Koko Liem untuk mengisi tausiyah agama.
Tausiyah yang disampaikan pendakwah keturunan Tionghoa tersebut berhasil menambah kekhusyukan para tamu undangan yang hadir, bahkan para undangan juga terpukau dengan penampilan Ilusionis yang ditampilkan ustadz Koko Liem.
Dalam sambutannya, General Manager Priamanaya Energi, Suhendro, juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur dan kepedulian dari keluarga besar Haji Djan Faridz terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Suhendro juga mengungkapkan rasa syukur nya karena bisa melaksanakan kembali buka puasa bersama yang sekaligus yatiman bersama anak anak yatim di sekitar perusahaan.
"Kami ingin menggugah hati masyarakat di sekitar Kabupaten Lahat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim sesuai kemampuan masing-masing. Karena hal ini sangat ditekankan dalam ajaran agama kita," ujar Suhendro.
Beliau juga menambahkan bahwa manajemen akan terus melakukan evaluasi data agar anak-anak yatim yang belum berkesempatan mendapatkan santunan tahun ini dapat terakomodasi di masa mendatang melalui program-program keberlanjutan perusahaan.(*)
Purwanto



