LAHAT – Kepedulian terhadap para pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gumay Talang Kabupaten Lahat kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) Kabupaten Lahat melaksanakan penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada para pemulung yang selama ini bekerja di sektor informal dengan berbagai risiko di lapangan.
Kegiatan yang berlangsung di TPA Gumay Talang tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Lahat, di antaranya Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lahat Dodi Nasoha, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lahat Mustofa, unsur Kecamatan Gumay Talang, serta jajaran Pemerintah Desa Sukarami.
Penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan ini menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap para pemulung yang setiap hari bekerja memilah dan mengumpulkan barang bernilai ekonomi di tengah lingkungan yang memiliki berbagai risiko keselamatan kerja.
Ketua IPI Kabupaten Lahat melalui Wakil Ketua sekaligus Inisiator Rumah Belajar Inspirasi Gumay Talang, Rizky Ardiyansyah Sholeh, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata perjuangan IPI untuk menghadirkan perlindungan dan kepedulian bagi para pemulung.
"Hari ini kita tidak hanya menyerahkan kartu, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan perhatian kepada saudara-saudara kita yang selama ini bekerja keras di TPA Gumay Talang. Mereka adalah pekerja yang sangat rentan terhadap risiko dalam menjalankan pekerjaannya," ujar Rizky.
Menurut Rizky, keberadaan IPI di tengah pemulung diharapkan tidak berhenti pada persoalan organisasi, tetapi mampu menghadirkan program yang benar-benar memberikan manfaat langsung bagi kehidupan mereka.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PT BPI yang telah berkolaborasi dalam memberikan perlindungan kepada para pemulung.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada PT BPI dan seluruh pihak yang telah mendukung. Ini membuktikan bahwa ketika pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan komunitas bergerak bersama, dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, Tomi Sahara, perwakilan CSR PT BPI, menyampaikan komitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial dan mengajak lebih banyak pihak untuk ikut mengambil bagian dalam membantu masyarakat, khususnya para pemulung di TPA Gumay Talang.
Menurutnya, pemulung merupakan kelompok pekerja yang sangat rentan karena setiap hari berhadapan dengan lingkungan kerja dan risiko yang tidak ringan.
"Kami akan terus berupaya memberikan dukungan dan mengajak pihak-pihak lain untuk ikut berbuat baik. Arah perhatian kami salah satunya kepada para pemulung di sini, karena mereka sangat rentan dalam menjalankan pekerjaannya," ungkap Tomi.
Pemerintah Kabupaten Lahat juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada IPI Lahat, para inisiator, PT BPI, serta seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam menghadirkan perlindungan bagi para pemulung.
Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap pekerja rentan dapat diwujudkan melalui kolaborasi dan aksi langsung di lapangan.
Bagi para pemulung TPA Gumay Talang, kartu BPJS Ketenagakerjaan bukan sekadar sebuah kartu, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan perlindungan ketika mereka menjalankan pekerjaan untuk menghidupi keluarga.
Dari TPA Gumay Talang, kepedulian tumbuh menjadi aksi. Dari aksi, lahir perlindungan bagi mereka yang setiap hari bekerja keras di tengah keterbatasan.
Purwanto



