LAHATINFO, Merapi barat — Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kecamatan Merapi Barat menyambangi Desa Muara Temiang untuk meninjau secara langsung realisasi penggunaan anggaran desa. Kegiatan monev tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Merapi Barat, Syaihul Azhar SE MM.
Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, Pemerintah Desa (Pemdes) Muara Temiang tercatat telah merealisasikan sejumlah program prioritas, khususnya di bidang pemberdayaan masyarakat.
Kepala Desa Muara Temiang, Sefta Haryanto, S.Kom., menjelaskan bahwa salah satu program pemberdayaan masyarakat dari Dana Desa (DD) yang telah terealisasi adalah insentif serta operasional kegiatan Posyandu untuk jangka waktu 6 bulan.
"Untuk beberapa program lain memang belum terealisasi karena dananya belum ditarik. Hal ini berkaitan dengan adanya proses perubahan APBDes," ujar Sefta.
Sefta menambahkan, pihaknya saat ini tengah menunggu Petunjuk Teknis dan Petunjuk Pelaksanaan (Juknis/Juklis) dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lahat. Begitu regulasi tersebut turun, sisa alokasi Dana Desa akan segera direalisasikan secepatnya.
Sementara itu, untuk alokasi pembangunan fisik, Pemdes Muara Temiang terus melanjutkan proyek strategis berupa gedung serbaguna berukuran 20x30 meter. Pembangunan gedung ini dirancang secara bertahap selama tiga tahun anggaran, yakni mulai tahun 2024, tahun 2025, hingga tahun 2026.
Adapun untuk Alokasi Dana Desa (ADD), pencairan yang telah terealisasi sejauh ini diperuntukkan bagi Penghasilan Tetap (Siltap) perangkat desa.
Menanggapi beberapa catatan dari tim monev, Pemdes Muara Temiang berkomitmen untuk segera menindaklanjuti dan melengkapi administrasi serta kekurangan yang ada.
"Terkait beberapa kekurangan yang ditemukan dalam kegiatan monev ini, kami siap untuk segera menyelesaikan dan membenahinya dalam waktu singkat," pungkas Sefta.
Hadir dalam Monev Camat Merapi barat yang diwakili Sekcam Syaihul Azhar, dan tim Monitoring Kecamatan Merapi barat (*)
Purwanto



