LAHAT – Tim Ditpamobvit Polda Sumatera Selatan (Sumsel) melaksanakan kegiatan Risk Assesment dengan kegiatan peninjauan dan verifikasi kelayakan pengamanan di Stadion Gelora Serame Lahat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan Kabupaten Lahat sebagai tuan rumah turnamen sepak bola bergengsi Piala Soeratin Cup U-17 mendatang.
Peninjauan ini berfokus pada kelayakan fasilitas pendukung, aksesibilitas, sistem pengamanan, hingga manajemen risiko keselamatan bagi para pemain dan penonton selama turnamen berlangsung. Senin, 24 Agustus 2026.
Di Pimpin Kasubdit Wisata Ditpamobvit Polda Sumsel, AKBP Fitriyanti, S.H., M.H., menyampaikan bahwa inspeksi lapangan ini penting untuk mengantisipasi potensi kendala teknis maupun keamanan sejak dini.
"Sebagai tuan rumah Piala Soeratin U-17, Kabupaten Lahat harus memenuhi standar kelayakan dan pengamanan yang ketat. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan seluruh fasilitas di Stadion Gelora Serame aman dan siap digunakan, baik dari alur evakuasi, fasilitas penonton, hingga standar pengamanan di area lapangan," ujar Fitrianti saat memberikan keterangan di Stadion Gelora Serame.
Dalam kunjungan tersebut, tim Polda Sumsel didampingi langsung oleh Kasat Samapta Polres Lahat, Heri Irawan S.E., M.M. Pihak Polres Lahat menegaskan kesiapannya dalam mendukung penuh aspek pengamanan turnamen tersebut.
"Kami dari Polres Lahat siap bersinergi dengan Polda Sumsel dan pihak panitia pelaksana untuk menyukseskan Piala Soeratin U-17. Catatan serta masukan dari tim Ditpamobvit Polda Sumsel akan segera ditindaklanjuti demi menjamin kelancaran dan keamanan seluruh rangkaian pertandingan," tegas Heri.
Dengan adanya peninjauan ini, diharapkan Stadion Gelora Serame dapat menyajikan laga yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh tim serta suporter yang hadir.
Fitrianti, S.H., M.H., menambahkan bahwa hasil dari tahapan scoring dan pengumpulan evident ini akan dirangkum menjadi dokumen rekomendasi resmi bagi panitia pelaksana.
"Semua poin evaluasi, mulai dari scoring hingga kelengkapan berkas, kami kumpulkan sebagai evident resmi. Pihak penyelenggara di Lahat diharapkan segera menindaklanjuti beberapa catatan teknis yang ada agar sertifikasi kelayakan stadion bisa diterbitkan tepat waktu," tutup Fitrianti.(*)
Purwanto



