LAHATINFO, Merapi Barat – Keberhasilan beruntun dalam budidaya ikan lele di Desa Gunung Agung, Kecamatan Merapi Barat, terus berlanjut. Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) "Karya Mandiri Fish" secara resmi memulai siklus budidaya ke-4 dengan menebar kembali sebanyak 8.500 ekor bibit lele di media kolam terpal, baru-baru ini (3/2/2026).
Langkah ini diambil sebagai bentuk konsistensi desa dalam menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan ekonomi lokal, menyusul kesuksesan panen sebelumnya yang cukup impresif.
Keputusan untuk menambah jumlah tebaran bibit ini bukan tanpa alasan. Pada siklus ketiga sebelumnya, Pokdakan Karya Mandiri berhasil mencatatkan hasil panen mencapai kurang lebih 450 kg.
Capaian tersebut membuktikan bahwa teknik budidaya dengan media terpal yang diterapkan oleh warga Desa Gunung Agung telah memenuhi standar produktivitas yang baik.
Kepala Desa Gunung Agung, Darussalam, menyampaikan bahwa penyebaran bibit tahap ke-4 ini merupakan langkah nyata untuk memastikan keberlanjutan program budidaya ikan di wilayahnya.
"Penyebaran bibit lele yang ke-4 ini merupakan langkah kami untuk memastikan budidaya lele Karya Mandiri Desa Gunung Agung tetap eksis dan berkelanjutan. Kami ingin keberhasilan ini tidak hanya berhenti di satu atau dua kali panen saja, tapi menjadi unit usaha yang mandiri," ujar Darussalam.
Melalui keberhasilan yang berulang ini, Desa Gunung Agung kini mulai dilirik sebagai salah satu sentra budidaya lele potensial di wilayah Kecamatan Merapi Barat, yang mampu menginspirasi desa-desa sekitar untuk mengoptimalkan lahan terbatas dengan media kolam terpal.(*)
Purwanto/ Lahat Info



