LAHATINFO, Kota Agung – Masyarakat Desa Tunggul Bute, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Lahat, bersama tiga desa lainnya mengancam akan menggelar aksi damai menuntut pertanggungjawaban dari PT Suprame Rantau Dedap (SERD). Ancaman ini muncul akibat kerusakan parah pada ruas jalan desa yang diduga kuat disebabkan oleh aktivitas angkutan perusahaan.
Aksi damai ini direncanakan akan dilaksanakan pada. Hari/Tanggal: Jumat, 1 November 2025.
Masyarakat dari empat desa (Tunggul Bute, Selpah, Padang Panjang, dan Talang Pisang) mendesak PT Suprame Rantau Dedap untuk segera menanggapi tuntutan utama mereka, yaitu:
Pengaspalan Jalan, Menuntut PT Suprame agar segera melakukan pengaspalan total pada ruas jalan yang rusak, mulai dari titik 0 Desa Sukarami hingga Desa Tunggul Bute.
Masyarakat mendesak agar tuntutan izin pinjam pakai jalan desa tersebut dicabut, mengingat jalan tersebut merupakan fasilitas publik dan bukan milik perusahaan.
Kerusakan jalan yang terjadi dilaporkan sudah sangat parah dan telah mengakibatkan kecelakaan di Desa Tunggul Bute. Masyarakat juga menyoroti beberapa poin keberatan terhadap perusahaan.
Disampaikan masyarakat Rindo dan Tafsir yang menjelaskan bahwa "Masyarakat menegaskan bahwa jalan yang rusak adalah jalan umum, bukan jalan perusahaan, namun digunakan secara intensif oleh angkutan PT Suprame.
Pihak PT Suprame diklaim pernah berjanji untuk mengaspal jalan, namun hingga kini janji tersebut belum pernah direalisasikan. "PT punya janji bakal di aspal waktu itu, sampai hingga sekarang realisasi itu belum ado jalan yang di aspal," katanya.
Perusahaan juga dinilai tidak pernah memberikan kontribusi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) maupun bantuan lainnya kepada masyarakat desa setempat.
Masyarakat menyampaikan bahwa aksi damai di Balai Desa adalah tahap pertama. Jika tuntutan tidak dipenuhi, mereka memberikan ultimatum keras kepada perusahaan.
"Dan jika tuntutan masyarakat tidak dipenuhi, maka untuk PT silahkan cari jalan sendiri," tegasnya.
Aksi ini dikoordinir oleh sejumlah tokoh masyarakat, antara lain:
Tafsir
Rindo
Damri
Nasran
Raimidi
Suparman
Purnauu
Catatan: Nama PT yang benar adalah PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD), yang merupakan perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) yang beroperasi di wilayah perbatasan Muara Enim-Lahat.(*)
Purwanto/ Lahat Info



