-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

PJ Bupati Lahat SMK N 1 Lahat Disdikbud Lahat Kabupaten Lahat DPRD Lahat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lahat Merapi Area Pemilu 2024 Reses DPRD Dapil I Lahat 41st Anniversary 5 Agustus 2025: Waspada di Tengah Tekanan 7 “GENERAL MANAGER” CILIK MENGAMBIL ALIH SELURUH HOTEL SANTIKA & HOTEL SANTIKA PREMIERE Acara Penyerahan Bantuan Bibit Ikan Aga Khan Aksi Demo Di kabupaten Lahat Aktivis Muda Lahat Anggota Kodim 0405/Lahat melaksanakan apel bersama Polres Lahat Anggota Koramil 405-03/Kikim Kodim 0405/Lahat Anggota Koramil 405-11/Tanjung Sakti Aries Penuh Energi Arogan BKPM Lahat BPBD Kabupaten Lahat Babinsa Koramil 405-11/Tanjung Sakti Bagian dari 1.178 Narapidana se-Indonesia Bakso enak di Kabupaten Lahat Balita positif narkoba asal samarinda Bangun Masjid Al Halik Zubaedah Brigjen Solihin Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan Bawaslu Bawaslu Lahat Fasilitasi Sentra Gakkumdu Bazar di Lapangan X MTQ Lahat Berita Merapi Bintang Muda Sepak Bola Lahat Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 405-11/Tanjung Sakti Bpmdes Bupati Lahat Bursah Zarnubi Bupati Lahat Cik Ujang SH Bupati Lahat Geram Bupati Lahat dan Wakil Bupati Lahat Bus Sekolah Pemkab Lahat CSR PT MAS Calon Jamaah Haji Kabupaten Lahat Camat Merapi Barat Cegah Kecelakaan Cemilan Dua Putri Sunda DMPTSP Lahat DPC LAPSI LAHAT Dandim 0404/ME Dandim 0405/Lahat Dandim 0405/Lahat Letkol Inf Toni Oki Priono SIP Desa Babatan Desa Gunung Agung Merapi Barat Desa Muara Maung Kecamatan Merapi Barat Desa Sinjar Bulan Kecamatan Gumay Ulu Lahat Desa Ulak Pandan Kecamatan Merapi Barat Dinas Kesehatan Lahat Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lahat Dinas PRKPP LAHAT Dinas Perikanan Lahat Dinas Perkebunan Lahat Dinsos Kabupaten Lahat Disdikbud Kabupaten Lahat Disdikbud Kabupaten Lahat Gelar sosialisasi penyusunan dan penilaian sasaran kerja pegawai SKP Disdukcapil Lahat Disnakertrans Lahat Gelar Peningkatan Dan Pengembangan Wirausaha Berbasis Tenaga Kerja Mandiri Tahun 2023 Emirates Islamic school Lahat Eva Susanti DPRD Lahat Federasi Hockey Indonesia Cab. Lahat Federasi hockey Kabupaten Lahat Ferdy Sambo Festival Kopi Khas Lahat 2023 Festival Kopi Lahat Fitur Whatsapp Mesengger Futsal Kabupaten Lahat Tahun 2025 Gelar Sosialisasi Pengaturan Waktu Kerja Dan Waktu Istirahat Bagi Pekerja Buruh Gubernur Sumsel Apresiasi Di Mulainya Pembangunan Jalan Holing Batubara HUT Ke 66 Tahun Bank Sumsel Babel Cabang Lahat Berlangsung Sukses Hardiknas SMK N 1 Lahat Harlah PKB yang ke-25 Hasperi Susanto Spd MM Hotel Santika Lahat Humas WLJ Ichiban Sush Ini Buktinya Ini Penyebabnya Isyaratkan Siap Bertarung di 2025 Jalan Usaha Tani Desa Muara Lawai Jembatan Muara Lawai Ambruk KANTOR HUKUM POEYANK AKAN MELAPORKAN KEPALA BKPSDM KOTA PAGARALAM KE MABES POLRI KEPALA BKPSDM KETUA AMMB LAHAT KKI Lahat Kadis Kesehatan Lahat Ajak Pokjanal Perkuat Kolaborasi Majukan Posyandu Kapolsek Merapi Tertibkan Angkutan Umum yang Angkut Penumpang di Atas Kendaraan Kebakaran Hanguskan Rumah di Merapi timur Kecamatan Mulak Ulu Bawa Pulang Tropi Turnamen Bola Voli Antar Desa Kepala Desa Padang Masat Kepulangan Jamaah Haji Kabupaten Lahat Tahun 2025 Ketua ASKAB PSSI Lahat Ketua PGRI Lahat DR Hasferi Susanto SPd MM Yakinkan Transisi PAUD ke SD Akan Menyenangkan Ketua Umum Partai Demokrat AHY Klarifikasi Terkait Demo Emak Emak Kecamatan Gumay Talang Kodim 0405/Lahat melaksanakan penanaman jagung dilahan seluas ± 2 hektar Korban Tenggelam Launching Bantuan Pangan Beras Pemerintah Launching Unsela Letkol Inf Toni Oki Priyono SIP Lomba Balita Sejahtera 2025 Digelar di Lahat: Upaya Menuju Indonesia Emas 2045 Lomba Balita Sejahtera Kabupaten Lahat Tahun 2023 Luar Biasa SMKN 1 Lahat Punya 30 Ekstrakulikuler Lukisan Indah di Sekolah Kabupaten Lahat Mang Sudar Siap Nakhodai Golkar Lahat Mangkir PT. Aditarwan Tidak Hadir Pada Rapat Permasalahan lahan Mantap Marawis Desa Muara Maung Kabupaten Lahat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk siswa baru Mendukung Program Sampah Rumah Tangga Misniati SPd MSi Monev Desa Padang Bindu Kikim Selatan Monev merapi barat Netralitas Pegawai ASN Niel Aldrin SE MAP Resmi Jabat Kepala Disdikbud Lahat ODGJ Naik Traffic light di Kabupaten Lahat viral OTT Kejari Lahat PCNU LAHAT PGRI Lahat PJ Bupati Lahat Muhammad Farid PJS Kades Lahat di gugat PJS Kades PT ADARO GROUP PT BUMA vs M Agus: Sengketa Hak Atas Tanah Memanas PT MIP Lahat PT. Citra Lestari Mobilindo Cabang Lahat PT. MIP PT. PAMA PERSADA PT.BGG LAHAT PT.Bomba Grup PTBA Salurkan Hewan Kurban Ke AWDI Lahat Papua Patut dibanggakan Pedoman media siber Pelepasan Siswa SMA N 4 Lahat Pelepasan Siswa SMP Negeri 2 Lahat Pelepasan siswa SMA Negeri 1 Lahat Peluang Datang Tak Terduga! Pembagian Rapor Hasil Belajar Siswa siswi SMK N 1 Lahat Pembangun Mushola Koramil 405/Kikim Pemerintah Desa Karang Rejo Kecamatan Merapi Barat salurkan bantuan Ekstrim BLT-DD tahap kedua tahun 2025. Pemerintah Desa Lubuk Tungkang Kecamatan Kikim Selatan Pemilik Klaim Tak Terima Dizolimi Pemkab Lahat Pemkab Lahat Akan Tekankan SDM Yang Berkualitas Untuk Ikuti Program Beasiswa Indonesia Emas Pemprov Bengkulu Serahkan Bantuan Donasi Terhadap Korban Bencana Banjir Di Kab Lahat Penampilan Keisya Levronka Penangkapan Narkoba Lahat Pengukuhan PDM dan PDA Lahat Pengurus PGRI Kabupaten Lahat Persatuan Soft Tenis Indonesia Sumsel Pesta Pembukaan Porprov XIV sumsel Pilkada 2024 Priamanaya Proyek Pagar Agung Ramalan Shio Selasa Ramlan Husaini Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Strategi Pencegahan dan Pengawasan Tahapan Kampanye Pemilu 2024. Rapat Koordinasi PRSI Sumsel Ratusan Anggota Karang Taruna se-Kabupaten Lahat Melaksanakan Temu karya karang taruna dan Rapat Koordinasi. Redaksi Lahatinfo Reuni Akbar SMP Negeri 5 Lahat Lintas Angkatan 1982-2023 Berjalan Sukses Rumah Sakit Umum Daerah Lahat SMP N 3 Lahat Raih Juara Ke-3 Pawai Pramuka STIE SERELO LAHAT Santika Lahat Silahturahmi Dandim 0405 Simak Ramalan Zodiakn Selasa 5 Agustus 2025 Sinergitas Koramil Merapi dan Polsek Merapi Bersama Forkopimcam Merapi Semakin Terjalin Situ Megalitik di Desa Pajar Bulan Kabupaten Lahat Somasi Sukses Sumsel Maju Untuk Semua Tahfiz Quran SD Negeri 3 Lahat Tanam Jagung Serentak Taurus Ada Sebuah Tantangan Tenggelam Tingkatkan kekompakan bersama Bhabinkamtibmas Video viral Tik tok Wakil Bupati Lahat Walimatus Safar Warga Desa Sirah Pulau Wartawan Senior YM Yudisium Pasca Sarjana asinan buah khas Bogor di Kabupaten Lahat bus sekolah disdik lahat forum Emak Emak Kecamatan Gumay Talang Demo hut ri di lahat ini Tugas Tim Evaluasi Perlintasan Sebidang Pemkab Lahat ini Tujuan Disnaker Kab Lahat kaum Disabilitas kabupaten Lahat lapangan Apel Makodim 0405/Lahat pengadilan program pembuatan dan pengolahan menu makanan sehat sekolah di lahat ‎Amnesti Presiden Prabowo: 4 Warga Binaan Lapas Lahat Resmi Bebas

Desa ini Pusat Megalitik Pasemah, ini Nama Desa Tersebut

Jumat, 14 Juli 2023 | Juli 14, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-07-15T01:18:18Z
Situs Megalitik Desa Pajar Bulan
Penulis - Mario Andramartik, Juli 2023

LAHATINFO - Kekayaan alam dan budaya Pasemah tidak diragukan lagi bahkan sebelum Pemerintah Hindia Belanda berhasil menguasai dan menduduki Pasemah pada tahun 1866, Ullman pada tahun 1849 telah menjelajah situs megalitik yang saat ini dikenal sebagai Situs Megalitik Tinggihari seperti yang dilaporkan dalam artikelnya Hindoe belden in de bovenladen van Palembang. Pada tahun 1872 oleh E.P.Tombrink dalam tulisannya Hindoe Monumenten in de bovenladen van Palembang, kemudian Van der Hoop dalam bukunya Megalithic Remains in South Sumatera tahun 1932, selanjutnya tahun 1934 ada H.W.Vonk dengan tulisannya berjudul Batoe Tatahan bij Air Poear. Kemudian masih ada lagi C.W.Schuler, Frederic Martin Schnitger dengan bukunya berjudul The Forgotten Kingdoms in Sumatra, Von Heine Geldern, dan Van Heekeren. 

Mereka melakukan penelitian karena peninggalan megalitik di Kabupaten Lahat merupakan warisan budaya dan peradaban manusia yang sangat penting. Kabupaten Lahat telah menjadi pusat peradaban budaya megalitik terbesar di Indonesia yang dibuktikan dengan adanya temuan peninggalan masa prasejarah berupa megalitik. Sangat wajar istilah “Negeri Seribu Megalitik” melekat pada Kabupaten Lahat. Pada tahun 2012 dikukuhkan oleh MURI (Museum Rekor Indonesia), Kabupaten Lahat sebagai Pemilik Situs Megalitik Terbanyak se Indonesia. Dan megalitik Kabupaten Lahat juga merupakan “Megalitik Terbaik di Indonesia” seperti ditulis oleh Lonely Planet dalam bukunya berjudul Indonesia, menyebutkan “The Pasemah carving are considered to be the best example of prehistoric stone sculpture in Indonesia. The best examples of this type are at a site called Tinggi Hari, 20 km from Lahat, west of the small river town of Pulau Pinang” (Pahatan Pasemah dianggap sebagai contoh terbaik dari arca batu prasejarah di Indonesia. Contoh terbaik dari jenis ini adalah di situs yang disebut Tinggi Hari, 20 km dari Lahat, di sebelah Barat sungai kota kecil Pulau Pinang). Dari kedua pernyataan tersebut dan dibuktikan dengan keberadaan situs megalitik di Kabupaten Lahat makin mengukuhkan Kabupaten Lahat sebagai Negeri Seribu Megalitik.

Kehidupan masa prasejarah telah berkembang di Kabupaten Lahat ribuan tahun lalu dengan peninggalan yang masih terlihat hingga kini. Peninggalan prasejarah merupakan periode kehidupan umat manusia yang mempunyai nilai budaya sangat tinggi. Peninggalan megalitik di Kabupaten Lahat muncul dalam bentuk yang begitu unik, dinamis, atraktif, langka dan mengandung unsur kemegahan serta bentuknya yang monumental yang tidak ditemukan di belahan dunia manapun.
Peninggalan megalitik merupakan suatu warisan nenek moyang yang tidak hanya diwariskan budaya material yang begitu menakjubkan akan tetapi tersimpan nilai-nilai yang menjadi tanda bukti otentik dari aktifitas masyarakat yang bermukim di Kabupaten Lahat yang dapat dicontoh dan diteladani seperti kreatifitas, inovasi, kerja keras, disiplin dan kerjasama.

Megalitik Kabupaten Lahat yang sangat beragam dan merupakan ragam bentuk megalitik yang paling banyak di Indonesia juga sebaran situs megalitik yang paling banyak se Indonesia. Sebaran situs megalitik Kabupaten Lahat tersebar di 16 kecamatan dari 24 kecamatan yang ada di kabupaten Lahat, seperti di kecamatan Merapi Selatan, Merapi Barat, Lahat, Lahat Selatan, Pulau Pinang, Gumay Ulu, Pagar Gunung, Tanjung Tebat, Kota Agung, Mulak Ulu, Pajar Bulan, Jarai, Sukamerindu, Muara Payang, Tanjung Sakti Pumi dan Pseksu. 
Salah satu desa di Kecamatan Pajar Bulan Kabupaten Lahat yaitu Desa Pajar Bulan merupakan Pusat Megalitik Pasemah. 

Desa ini berada di antara Desa Sumur dan Desa Pulau Panggung di ketinggian 695 mdpl dengan sebaran peninggalan megalitik mencapai 497 buah yang terdiri dari 11 ragam bentuk yaitu : 1) Batu Gelang 5 buah, 2) Batu Berelief 1 buah, 3) Batu Datar 152 buah , 4) Tetralith 59 buah, 5) Menhir 3 buah, 6) Dolmen 115 buah, 7) Lesung Batu 33 buah, 8) Lumpang Batu 44 buah, 9) Monolith 79 buah, 10) Umpak Bangunan 2 buah, dan 11) Trilith 4 buah. 

Desa Pajar Bulan terletak 69 km dari pusat Kota Lahat, untuk menuju lokasi dari Kota Lahat menuju Kota Pagar Alam kemudian menyusuri jalan Pagar Alam - Kepahiang ke arah Jarai dan setelah Hotel Darma Karya terdapat pertigaan di sebelah kanan jalan, lalu masuk ke jalan Sidik Adim yang merupakan jalan menuju wilayah kecamatan Pajar Bulan. Setelah Kantor Camat Pajar Bulan terdapat Desa Sumur dan tepat di perbatasan Desa Sumur dan Desa Pajar Bulan di sebelah kiri jalan terdapat kebun cabe, pepaya dan kopi, di belakang kebun ini terdapat tinggalan situs megalitik.
Kendaraan parkir di tepi jalan dan masuk jalan setapak sejauh 50 meter dengan kebun kopi di sebelah kanan dan kebun cabe di sebelah kiri lalu masuk ke kebun pepaya dan akan bertemu dengan 1 lumpang batu yang mempunyai lubang 5 . Lumpang batu yang mempunyai ukuran panjang 175 cm dan lebar 130 berada di ketinggian 695 mdpl. Kemudian jalan sejauh 100 meter ke arah utara dan akan bertemu dengan lumpang batu lubang 4 di antara pohon cabe dan pohon pepaya. Lumpang batu dengan tinggi nyaris sama dengan permukaan tanah sehingga kondisinya kurang baik. Dari lumpang batu ke-2 lalu berjalan ke lumpang batu ke-3 yang berjarak sekitar 8 meter. Lumpang batu ke-3 mempunyai 2 lubang dengan diameter kedua lubang nyaris sama 14 cm. 

Selanjutnya berjalan ke arah utara masih di kebun pepaya kita akan menemukan deretan batu datar, dolmen dan batu gelang, ketika kita berada di tengah di antara deretan bebatuan ini kita seperti berada di tengah jalan menuju Gunung Dempo. Yach memang lokasi situs megalitik ini berada di bagian selatan Gunung Dempo dan Sungai Dendan di bagian barat. Sekitar 20 meter ke arah barat deretan dolmen terdapat satu lumpang batu berlubang 3 di perbatasan kebun pepaya dan kebun kopi.o Lumpang batu ke-4 di lokasi ini mempunyai diameter lubang 14 cm dan kedalaman lubang 18 cm selanjutnya berjarak 12 meter dari lumpang batu terdapat lesung batu yang mempunyai ukuran panjang 88 cm dan lebar 67 cm. Di Kebun pepaya dan kopi yang tepat berbatasan dengan Desa Sumur disebut masyarakat sebagai Danau Talang seperti yang disampaikan Makfus yang didampingi anaknya Yandi, akan tetapi saat ini Danau Talang telah kering. Ternyata di area ini yang dahulunya berupa persawahan saat ini telah menjadi kebun pepaya terdapat sekitar 107 buah tinggalan megalitik berupa lumpang batu, lesung batu, dolmen, batu gelang dan tetralith.
Dari lokasi Danau Talang menuju ke arah Desa Pajar Bulan tepatnya kami ke rumah Makfus yang berdampingan dengan rumah Amir Hamzah dan Sapta yang didampingi Yandi untuk melihat peninggalan megalitik di area perkampungan warga Desa Pajar Bulan. Dalam kunjungan ini Bupati Lahat Cik Ujang, SH melalui TBUPP Bidang Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif didampingi Herlianto Sapsidi melakukan pendataan situs megalitik di Desa Pajar Bulan. Dari pendataan di area perkampungan warga dan sekitarnya terutama di bagian barat perumahan warga terdapat 390 buah peninggalan megalitik sebanyak 11 ragam bentuk yang memanjang ke arah Desa Pulau Panggung. Sehingga total peninggalan megalitik di Desa Pajar Bulan Kecamatan Pajar Bulan Kabupaten Lahat sebanyak 497 buah. Hal ini merupakan temuan terbanyak di satu desa sehingga Desa Pajar Bulan menjadi Pusat Megalitik Pasemah dan kemungkinan temuan ini juga menjadi rekor temuan megalitik terbanyak di satu desa di Indonesia.
Semoga dengan banyaknya temuan tersebut akan menggugah semua pihak untuk turut serta berpartisipasi dalam upaya pelestarian peninggalan leluhur nenek moyang kita apalagi dalam beberapa waktu terakhir ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia melalui Menteri Sandiaga Uno mengajak untuk pengembangan situs megalitik sebagai pariwisata berkelanjutan yang mempunyai potensi besar. "Situs-situs megalitik adalah warisan budaya masa lalu yang memiliki potensi yang sangat besar dan saya sudah melihat di beberapa tempat bisa menjadi objek wisata warisan budaya," ujarnya. Pernyataan menteri Sandiaga Uno ini dapat menjadi pintu masuk pengembangan megalitik menjadi destinasi wisata di Kabupaten Lahat bahkan Sumatera Selatan.
Semoga kelak Situs Megalitik Pasemah (Lahat, Pagar Alam, Empat Lawang, Muara Enim) akan menjadi pusat kajian dan destinasi wisata megalitik unggulan di Indonesia seperti Situs Megalitik Stonehenge di Inggris dan Easter Island di Chile, Amerika.
×
Berita Terbaru Update